23 Okt 2012

Hanya Perlu Kau Tahu

menurutmu siapa yang lebih salah,
menyayangi dan berkorban tapi di sia-siakan, atau membiarkan dia dengan sayang yang hanya ada dalam hati?
menurutmu apa yang lebih baik,
memperingatkan tentang kekhawatiran, atau membiarkan terjadi agar dia belajar?
menurutmu apakah hal yang baik,
memendam rasa dan perasaan, atau menyatakannya meskipun berujung luka?

kau pikir siapa yang kusia-siakan selama ini?
kau pikir apa yang coba kubuang dari masa laluku yang kau buat jadi buruk?
kau pikir kau bukan orang yang harus bertanggungjawab atas hati dan drama-dramaku?

jangan merasa benar, sebelum semua orang selain dirimu mengatakan kau benar.
jangan merasa suci, sebelum kau mengetahui dosa dan bagaimana menebusnya.
jangan merasa jatuh cinta, kalau itu memang bukan cinta.

ceritamu yang muluk-muluk itu, kau pikir aku peduli?
mulut yang manis penuh janji itu, kau pikir aku percaya itu abadi?
sampah hanyalah sampah.. dusta selamanya dosa..
dan kau membuat semuanya tampak buram dan tak perlu dianugerahi sebuah nyawa.

saat kau berkata janji, dengan Tuhan mu sebagai jaminannya, Dia mendengarmu.
tidak perlu menampakkan sisi terbaikmu didepanku.
cinta akan selalu membuka tabir kejujuran, dan jika kau memaksanya, itu duniawi.

lebih baik kau punah, dan tak ada.
lebih baik kita tak pernah berjumpa karena kau tak lagi berharga.

bukan, ini bukan benci.
aku hanya ingin menunjukkan siapa diriku sebenarnya agar kau tahu.
aku hanya ingin kau paham, tidak semua orang sempurna. karena memang tidak ada.
kau hanya perlu menekan hatimu kembali kepada batas sabar.
batas diam. batas antara tenang dan berduka.

kau hanya perlu tahu, denganmu aku tak jatuh cinta.
kau hanya harus tahu, hati ini, hati yang tampak berduka untukmu.. itu palsu.
akan selalu ada seorang lainnya.. tapi bukan dirimu.

Tidak ada komentar: