2 Apr 2010

sekali lagi..

sekali lagi,
aku belajar untuk melepaskan dia,
meski sakit,
meski penuh dengan luka,
dan harapan bahwa ini semua tidak terjadi,
namun aku harus melupakannya.

Aku selalu berharap tinggi untuknya,
Yang berada disana dan tak berharap aku ada..
Aku menulis banyak sajak untuknya,
Aku menulis seluruh hatiku untuknya,
Namun aku masih jua tak mampu menggapainya,

Aku gila,
Hampir mati,
Dan tak ada daya..

Tidakkah kau tahu,
Harapanku menggantung begitu tinggi padamu,

Aku hampir mati,
Dan tak ada seorangpun peduli,
Karena mereka tidak memahami.

Tidak ada komentar: