27 Feb 2012

Sebuah Sajak Sederhana Dari Hati

Setiap dia datang dan saya diam,
maka kami membuat dunia menanyakan berbagai pertanyaan..
Ketika waktu berlalu..pergi,
kami masih tak mampu memahami satu sama lain..

Terkadang aku harus berdiri sendiri,
dari perasaan yang tidak dapat aku mengerti..
Memaksakan paham, selebihnya bimbang.

Antara takut kecewa, terbawa trauma,
dan juga dorongan kuat untuk tetap bertahan dan menunggu..
Selebihnya pilihan2 kecil tak berarti..

Kira-kira, apa dia tau ya, apa yang membuatku bertahan?
Apa dia merasa ya, kalau selama ini kebaikannya selalu memberikan aku kekuatan?
Kekuatan yang melahirkan harapan,
Dan membuat dia selalu berharga di mataku..
Pelan-pelan, dia adalah segalanya.
perlahan, dia arti seluruh hidup saya..

Tuhan.. apa yang harus kulakukan?
Pertanyaan yang selalu ada di alam nyata dan bawah sadar..
Memaksakan untuk dijawab,
tapi belum juga kutemukan jalan untuk menjawabnya..
:-(

2 komentar:

Bravo aldito mengatakan...

Memaksakan paham, selebihnya bimbang... *Love this words*

blueskyover mengatakan...

hihihi, trimakasi uda mampir Vo :)