10 Des 2011

Surat Untuk Puzzy

Dear Puz, assalamualaikum.

Lama sekali kita ga ketemu ya, sampai aku baru menyadari aku sangat merindukan kamu.
Butuh waktu yang tidak lama buat aku untuk sadar Puz, kalau kamu yang paling aku butuhkan sekarang.
Kamu yang selalu jadi sesuatu itu.
Tempat buat berbagi, tempat cerita, tempat menangis, dan juga tempat tertawa tentunya.

Disini aku mencoba mengingat tentang kamu. Mengingat sejelas mungkin karena kita sudah sangat lama tidak berjumpa.
Mengingat warna bulumu, mengingat kuku-kuku itu yang mencakar-cakar pintu, mengeong minta masuk kedalam rumah saat diluar hujan.
EH? Kamu juga minta potongan ikan asin, minta nasi, bahkan tempe goreng dan kacang kulit rebus yang kupegang. Well, setelah semua itu, aku sangat merasa sangat kehilanganmu. Sangat.
Bayangkan betapa sedihnya aku Puz, kamu tiba-tiba ga nampak sama sekalli berhari-hari. Aku mencarimu kesekeliling rumah, tanya tetangga, tanya semua yang bisa kutanyai. Dan jawaban-jawaban yang kudengar dari mereka sangat tidak menyenangkan. Sangat tidak menghibur. Aku sedih Puz. Sedih yang sangat sedih.
Bayangkan aku yang saat itu selalu menjadikan kamu tempat cerita sepulang sekolah. Aku yang saat iu selalu bermain denganmu selepas mengerjakan PR, aku yang selalu mengajakmu berdoa dan melihat bintang. Aku yang sangat menyayangimu sebagai saudaraku..aku yang selalu membutuhkan kehadiranmu Puz.
Kesedihan itu muncul lagi bertahun kemudian. Iya, Saat ini. Saat aku memiliki rutinitas yang agak sedikit mirip seperti masa sekolah SD ku dulu. Aku yang merasa lelah dan pulang kerumah mencari tempat berbagi untuk bercerita. Aku yang sudah sepuluh tahun lebih tua dari aku yang dulu ini, tiba-tiba sangat merindukanmu Puz. Sangat.
Banyak orang, teman, tetangga berkata ke aku.. Kucing kalau merasa mau mati, dia pasti pergi jauh-jauh dari majikannya. Kenapa dia kaya gitu? Karena dia tidak ingin membuat majikannya sedih dengan kehilangannya.
Apa kamu seperti itu Puz?

Puz, aku kangen. Aku punya banyak cerita yang mau kuceritakan. Aku bertemu banyak orang, banyak cerita Puz. Aku ingin kamu tau itu semua.
Orang mungkin mikir aku gila. Tapi tidak denganmu kan? Akan selalu begitu. Kamu yang selalu mengomentari setiap ceritaku dengan anggukan, dengkur kucing yang lembut, dan manjamu. Aku kangen :(

Kalau kamu memang sudang dipanggil Tuhan, aku meminta pada-Nya selalu kok, agar kamu ditempatkan di surga. Bareng Abah, bareng malaikat-malaikat penjaga, dan juga semua binatang penghuni surga. Karena didunia ada yang sangat menyayangi dan merindukan sosokmu untuk hadir disini.

Sekian suratku, aku terlalu banyak menangis hari ini..
Kuharap, semoga kamu mendengar dan membacanya dari sana.

With Love,

Lil Dirty Puzy

4 komentar:

Melifart mengatakan...

:(

blueskyover mengatakan...

@melifart sayangilah peliharaanmu seperti kau menyayangi dirimu...hehe cup cup meell

IF mengatakan...

Duh malah melok2 sedih iki piyeee... -___-

blueskyover mengatakan...

IF : sorry :)