31 Jan 2014

Parfum

Parfum-mu namanya apa sih?
Beberapa hari ini namamu dikepalaku, tapi yang kuingat hanya wangi parfum itu lho.

Pernah sekali, aku menanyakan nama parfum itu ke kamu. Eh yang ditanya diam aja dan terus menerus melihat ke arloji. Takut aku terlambat pulang sepertinya.. haha lucu.
Bukannya pertemuan sebelumnya kamu bilang suka sekali pulang telat?

Idealisme yang kulihat itu, kulihat kembali di diriku.

Kesulitan segera datang. Ujian yang akan menjadi bukti kasih sayangNya. Iya, sudah datang. Sedang aku alami nih. Aku sedang dalam kesulitan yang...ya, kunikmati. Setidaknya aku mencoba menikmati. He he he.
Lalu aku teringat parfum itu. Rasanya baru beberapa jam saja indera penciumanku melewatinya. Meski nyatanya sudah lama sekali tidak lagi. Mungkin malah sudah tidak ingat.

Haha.. kata kakak, "kaya nggak ada orang lain aja!"
Aku cuma mencelos.
Eh, bukan aku sih. Hatiku.
He he, iya ya. Kaya nggak ada orang lain aja yang pake parfum itu.

Sering banget aku menemukan wangi yang sama.
Di warung masakan padang dekat kontrakan, di kampus geografi, di bakmi jawa jakal bawah, di ibu gorengan yang hanya jualan sore hari dekat MM, di alun-alun kidul, di toko jam tangan malioboro.
Sangat sering.

Kamu ngikutin aku ya?

Tidak ada komentar: