alhamdullillah bisa dan diijinkan posting lagi :)
tulisan ini saya ketik persis 4 hari sebelum hari wisuda. dan sepanjang penantian pengukuhan gelar itu aku banyak dapat pemikiran.
ternyata apa yang aku harap sejak lama. Allah memberikanku apa yg kuminta secara perlahan tapi pasti.
mu'jizat sebuah tirakat dan doa. mu'jizat segala kebaikan orang-orang yang ada disekitarku. orang-orang yang secara sadar maupun enggak telah kusayangi dengan sepenuh hati.
dan aku juga baru sadar, aku ga siap meninggalkan atau tinggal jauh dengan mereka.
waktu pasti berlalu, dan aku terlambat belajar untuk paham.
pelan-pelan juga kali ya?
entah,,
2 komentar:
Nice. Kalimatnya simpel tapi ngena. Aku juga pernah berada di posisimu itu, Rani.
Tapi bukan waktu lulus kuliah, melainkan lulus SMU, karena aku harus segera ke Bali, untuk lanjut studi, ninggalin orang tua, adek, dan sahabat2 di Jakarta.
Berat memang, sangat, tapi lama-kelamaan terbiasa. Sekarang Bali is my eternal home town. Udah gak pengen balik ke Jakarta lagi. *hihih*
mbak lita :
oalah asal mba lita tu jkt ya? kirain mbak lita asli dps lho (dlu pnh baca profil mbak ^^)
hehehe..
Posting Komentar