6 Jul 2011

Akhirnya... (dedicated to my Mom, and Panarukan Port)

kalimat atau kata-kata "perjuangan tanpa akhir" itu ambigu.
lho knapa fi? ya karena menurutku seharusnya bukan tanpa akhir seh, tapi segera menuju ke awal yang baru. hehehe.
dan here I am. seperti yg aku harap-harapkan dalam postingku sebelum, sebelumnya, dan sebelumnya lagi, akhirnya dengan sangat bersyukur aku ketik kalimat ini...

wahai pemirsa, aku LULUS.. =)

sangat menyenangkan bisa mengucapkan kabar gembira itu kepada orang-orang yang menanti kabar ini terucap dari mulut saya sudah mulai setahun yang lalu.
hal yang lebih membanggakan lagi, ini semua perjuangan yang tak akan mampu terbayar dengan apapun. perjuangan yang kulakukan, kujalankan, dan kucari sendiri. well, overall sangat menyenangkan. tanpa ada perjanjian, dan bla bla blaa...
di facebook langsung ku update status yang sekaligus juga kata-kata buat mama:

"alhamdulillah..what a beautiful day.. Ma, fiya lulus. dan BERSIH...

yang bermakna persis seperti harapan mama. yakni tugas akhir dengan pekerjaan tangan sendiri, bersih dari jual beli skripsi, konspirasi, dan segala kecurangan yang mama selalu khawatirkan akan terjadi padaku. putrimu bersih dari segala hal itu semua ma, Alhamdulillah tidak akan seperti itu insya Allah.
setidaknya, kepuasanku akan pekerjaan skripsiku ini lebih tinggi kan ma, dari nilai kesuksesan yang orang lain tetapkan padaku. kepuasan akan mengerjakan suatu karya tugas akhir yang membahas tentang sebuah Pelabuhan Panarukan yang indah, tempat penuh cerita, perjalanan-perjalanan baru, dan perjuangan untuk bertemu para pengepul itu keseluruh pelosok Situbondo. 
dan itu semua kulakukan hanya untuk membuat mama bangga dan percaya, kalau anaknya bukanlah anak tukang keluyur dalam kota. hwehehehe =D

seringkali orang bertanya kenapa kok tidak ambil di malang aja skripsinya? jawabannya ya banyak. selain wilayah malang sudah menjadi awam bagi usiaku yang 'tua', untuk tugas akhir ini aku memilih wilayah yang jauh dan tidak sering kukunjungi, demi memberi pengalaman hidup. dan alhamdulillah lagi, aku sudah mulai mengukir cerita-cerita.. selain itu, entah kenapa saat menempuh pendidikan strata satu ini, aku jadi sangat tertarik dengan pelabuhan, dan nama Pelabuhan Panarukan adalah nama yang tepat (karena aspek historisnya), dan aku bersyukur pula dengan sangat kebetulan yang menguntungkan, diajak seorang senior jurusan untuk observasi ke pelabuhan ini terkait dengan dokumen yang sedang disusun beliau.
oh iya, ada beberapa gambar saat kunjungan ke pelabuhan panarukan bersama mbak ainu, elfira, dan chori ke situbondo, diambil tahun 2010 lalu...
pelabuhan perikanan-nya Panarukan, sekaligus sebagai pelabuhan lama yang nantinya dipindahkan fungsinya
kantor pelabuhan panarukan, didepan mobil parkir itulah letak pelabuhan lama
view dari pelabuhan lama ke pelabuhan baru (tapi ga kelihatan dari gambar ini pelabuhan barunya, hehehe)

sedikit tentang bangunan pelabuhan baru (foto diambil tahun 2010 awal, sekarang udah beda tp saya tdk punya dokumentasinya)
stasiun panarukan yang sudah dinonaktifkan, salah satu site historis yang terbengkalai
bersanding dengan sarana jalan dan rumah penduduk
setiap melihat gambar-gambar ini, selalu ingin kembali kesana. okelah! nanti kalau laporannya sudah jadi, tunggu aku yaa.. semoga revisi sidangku kemaren segera kelar. tak sabar ingin tahu kabarmu lagi, end of long and winding Daendles Road (ngawur banget seh aku kalo ngerubah-ngerubah nama? huhu maafkan)..
buat yang belum selesai studinya, ayo bersemangatlah. rasakanlah, dengan mengerjakan kewajiban terakhirmu sebagai mahasiswa ini, kau akan merasa jatuh cinta dengan segala apa yang kau karyakan sendiri. just like me for this Panarukan Port.

sekian, wassalam!

NB: kalau mau ngopi gambar-gambar monggo, tapi lampirkan sumbernya! ini kamera saya. mohon pengertiannya.

Tidak ada komentar: