semester yang berat emang, tahun ketigaku ini. semua hal seperti memuncak disini. kuliah yang padat, studio yang rumit, dan juga semua tugas membebani. yah, memang bukan aku saja yang merasa seperti ini.. tapi siapa yang gak bosan dengan model rutinitas seperti ini??
kebetulan setelah perdebatan panjang yang melelahkan akhirnya studio perancangan kota 2009 untuk angkatan kami ini (perencanaan wilayah dan kota Brawijaya 2006) adalah kota Jogjakarta.
jujur aku sebenarnya sedikit tidak setuju dengan tujuan kami ini, aku pribadi berpikir pasti orientasi kawan-kawan adalah belanja,belanja dan belanja.. huhu sudah terjadi tapi, mau diapakan? hehe.
jadwal awal, kami akan berada disana selama kurang lebih sepuluh hari. wow, waktu yang cukup lama buat aku meninggalkan rumah, itu. namun aku yang kebetulan semester ini tidak memegang jabatan sebagai koordinator apapun (gantian ama yang lain ya buuuk! kata pak kutang) hanya bisa mengelus dada saja, dan menerima apapun keputusan teman-teman.
kami menyewa 2 bus kampus. 1 bis besar full AC dan musik (aku duduk di bis ini), dan 1 bus kecil tanpa AC. sopir bis memutuskan untuk lewat Kasembon, walhasil bis belakang yang tidak ada AC-nya penuh dengan kawan-kawan yang mabok darat, hehe maklum kami biasa naik motor kemana-mana daripada naik bis. baru pertama kali ini survey studio kami sejauh ini. malang-jogja.
yah, kita tiba di jogja. aku pribadi merasa kepanasan di kota ini. hehe, maklum orang daratan tinggi.
survey sudah mulai dilakukan oleh semua kelompok pada hari itu juga. yaa sekalian jalan-jalan, kata mereka. hehe, bener kan apa aku bilang. orientasi berada di kota ini adalah bersenang-senang. hmm, untung aku masih bisa ikut menikmati.
kebetulan setelah kocokan yang kami lakukan sebelum berangkat, aku dan kelompok studio perancanganku mendapatkan studi kawasan untuk Kawasan Pecinan Ketandan. kawasan ini berada di timur jalan ahmad yani, yang merupakan jalan malioboro bagian selatan. dengan kata lain, setiap hari aku dan kelompok perancanganku survey persis di tenggara malioboro, kawasan perdagangan internasional yang paling terkenal dari jogjakarta. hari pertama tiba kami sudah menyempatkan diri mengunjungi kawasan Ketandan. sehingga untuk survey hari selanjutnya tidak ada yang nyasar lagi seperti hari pertama.maklum, kebebasan yang kami punya dengan membawa kendaraan sendiri memberi kami kesempatan untuk bisa berjalan-jalan putar kota..termasuk juga kesempatan untuk nyasar dan tidak tahu jalan pulang kembali ke penginapan, hehehe.
aku sempat mengunjungi banyak tempat. itu kulakukan bersama kawan-kawan kuliah ini, bersama anggi (aku memanggilnya njink) sahabatku sejak SMP yang sekarang menjadi mahasiswa arsitek UGM, dan juga handi..ehm, dia gak perlu dijelaskan.
mungkin buat teman-teman dari jogja atau yang pernah mengunjungi taman sari keraton tidak mengetahui keberadaan gerbang ini. tapi jika kamu sudah masuk taman sari, lihatlah ke arah utara sekitar 50 meter ada reruntuhan tinggi gerbang masuk. gerbang ini sudah beratus tahun tidak digunakan sebagai jalan masuk ke taman sari..sekelilingnya pun sudah menjadi pemukiman abdi keraton. di utara gerbang adalah pasar hewan. nah, bagi teman-teman yang tau dimana pasar hewan dekat keraton, pasti dapat menemukan tempat ini.
aku juga sempat mengunjungi tugu jogja bersama salah seorang teman kuliahku, sesil. sengaja kami mengunjungi tempat ini tengah malam agar jalanan sepi dan kami bisa berfoto-foto.
rencana awal kami yang akan menginap di jogja selama 10 hari mundur menjadi 7 hari. hal ini dikarenakan perhitungan pengeluaran kami yang lebih besar dari anggaran. kami pulang dengan 1 bis, sementara teman-teman yang lain naik sepeda motor malang-jogja. bisa dibuktikan ketangguhan angkatan '06 planology brawijaya ini kan..hehe. untung saja survey kelompok Ketandanku sudah selesai tepat hari ke-6, jadi kami tidak bingung lagi mencari data yang kurang.
terimakasih jogja,,
i'll save the best for you.
luv u kakek, hehe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar